05.28.08
Perbincangan Dua Pribadi Satu Jiwa
Aku merasa dunia sempit sekali, walaupun luas seperti tidak ada tempat lagi untukku berpijak.
Sebenarnya hanya pikiran dan hatimu saja yang berpikiran sempit.
Sepi, kesenduan dan kegalauan selalu menderaku.
Sebenarnya bukan kesepian, kesenduan dan kegalauan yang mendera tapi kamu tidak mau mencari kebahagiaan.
Gontai, lunglai, seperti bunga yang layu sebelum berkembang.
Sebenarnya selalu ada kekuatan dalam dirimu tapi kamu tak mau membangunkannya.
aku bodoh, tidak pandai, kurang cerdas.
Sebenarnya kamu tidak bodoh, tidak kurang cerdas, tidak kurang pandai. Tapi kamu tidak mau menggunakan akal pirkirmu yang sebenarnya.
Aku selalu dibohongi, dihianati.
Sebenarnya bukan begitu adanya, apa kamu pernah bertanya kamu pernah membohongi dan menghianati hatimu sendiri.
Ingatlah manusia memang diciptakan dalam keluh kesah, tapi seharusnya kita selalu beremangat untuk mencapai apa yang kita cita-citakan karena Tuhan telah memberikan kepada kita bekal untuk melakukan pertarungan di kancah pertarungan dunia. Ayo kita gunakan potensi yang ada dalam diri kita. kita eksplore untuk mencapai hasil yang maksimal.
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!