Kenangan manusia tersimpan pada memori tepatnya pada organ yang namanya otak. Kenangan ini bisa bertahan lama bertahta mengisi ruang-ruang otak karena seseorang menginginkannya.
Kenangan akan sangat membekas di ingatan manusia jika pada kejadian sedang berlangsung ia menyentuh sisi emosi manusia menjadikannya bergejolak. Sebagai contoh saja saat ada kejadian yang menyakitkan atau menyenangkan, hal ini cenderung memberikan bekas yang mendalam pada ingatan kita.
Seseorang cenderung akan mengingat kejadian-kejadian yang menyakitkan hati dan menimbulkannya kembali sebagai dendam namun tak semua orang melakukan hal seperti itu.
Orang dengan kematangan emosi akan cenderung mengingat kejadian-kejadian yang menyenangkan daripada kejadian yang menyakitkan, hal ini dikarenakan mereka enggan menyimpan suatu penyakit hati yang pada akhirnya menjadi bumerang.
Sisi baiknya dengan memanfaatkan emosi, kita dapat membuat suatu kenangan yang melekat di ingatan. Misalkan saja saat belajar gunakanlah emosi sehingga kita dapat mengingat apa yang telah kita pelajari lebih lama.
Oleh karena itu gunakanlah emosi kita dengan bijak:)